Traditional Snacks and Mutual Cooperation in Nyongkolan: A Study on Sasak Cultural Identity
DOI:
https://doi.org/10.58988/jam.v5i1.596Keywords:
Banjar System, Cultural Preservation, Nyongkolan Tradition, Sasak Community, Traditional SnacksAbstract
This study examines the role of traditional snack production within the nyongkolan wedding tradition of the Sasak community in Lombok, focusing on its function in cultural preservation and social cohesion. The research aims to: (1) analyze the socio-cultural significance of snack-making, (2) document women’s contributions to this practice, and (3) evaluate how the banjar system supports cultural resilience. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with community leaders, participatory observation, and documentary analysis. Findings reveal that snack-making is a core cultural practice reinforcing social solidarity, gendered roles, and collective identity. The banjar system facilitates resource sharing and adaptive resilience amid modernization pressures by organizing collective work groups and preserving culinary knowledge. The study concludes that these rituals are essential for sustaining intangible cultural heritage. It recommends supportive documentation initiatives and culturally aware tourism policies that empower local women and recognize the banjar as a key institution for safeguarding this living tradition for future generations.
References
Al-Pansori, M. J., & Syahidi, K. (2024). Integrasi Nilai Agama dalam Tradisi Sasak: Studi Etnopedagogik pada Masyarakat Lombok. Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan, 4(2), 80–90. https://doi.org/10.58218/kasta.v4i2.1372
Anggarista, R., & Jaeka, F. (2023). Setilah dalam Prosesi Bejangkep Suku Sasak Lombok: Pemertahanan Ragam Istilah Lokal. Selat Media.
Anjani, B. D. S. (2020). Tradisi ngumbuq perspektif hukum islam: Studi kasus perjodohan di Desa Marong Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah [PhD Thesis, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/1402/1/Anjani%20Dewi%20152312014%20.pdf
Azmi Irawan, U. (2022). Tradisi nyongkolan dan dampaknya terhadap konflik sosial (studi kasus di Desa Selebung Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur) [PhD Thesis, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/4415/1/Ulul%20Azmi%20Irawan%20180602117_.pdf
Gue, Y. (2024). Peranan Perempuan dalam Budaya Matrilineal Etnis Ngada: Tinjauan Filsafat Hak Asasi Manusia yang Kontekstual. [PhD Thesis, IFTK LEDALERO]. http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/2572
Hamzani, Y. (2024). Community Economic Empowerment Through the Implementation of Banjar Traditional Values. Jurnal Manajemen & Budaya, 4(2), 81–101. https://doi.org/10.51700/manajemen.v4i2.691
Harefa, D., Yasmiatai, N. L. W., SH, M. P., Gombo, M., Arwan, M. P., Junaidi, E., & Agrippina Wiraningtyas, M. (2024). Perspektif Psikologi Pendidikan Kearifan Lokal Nusantara. CV Jejak (Jejak Publisher).
Hasanah, H. (2020). Makna simbolik tradisi “mendakin” pada prosesi nyongkolan dalam perkawinan adat bangsawan sasak di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah [Udergraduate, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/607/
Herlina, L. (2023). Perspektif Mahasiswa Muslim FKIP Universitas Mataram terhadap Ajaran Islam dalam Tradisi “Nyongkolan” sebagai Bagian dari Prosesi Pernikahan Masyarakat Adat Sasak Lombok. MANAZHIM, 5(1), 536–548. 10.36088/manazhim.v5i1.3032
Hidayattulloh, H., Suprapto, S., & Yaqinah, S. N. (2025). Nilai-Nilai Pendidikan Sosial dalam Tradisi Bejango pada Masyarakat Sasak di Desa Bengkel Lombok Barat. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 11(2), 201–216. https://doi.org/10.29408/jhm.v11i2.28747
Iswaratama, A. (2024). Islamic Views on Shifting Cultural Values in the Nyongkolan Tradition in Lombok. Maklumat: Journal of Da’wah and Islamic Studies, 2(1), 1–8.
Jamaludin, J., & Sugitanata, A. (2020). Tradisi Ngorek Pada Upacara Nyongkolan Perkawinan Adat Sasak Tanak Awu. Al-Hukama’: The Indonesian Journal of Islamic Family Law, 10(2), 319–348. https://doi.org/10.15642/alhukama.2020.10.2.319-348
Khikmawati, N., Bustomi, M. A. Y., & Suryatna, Y. (2024). Perempuan Dan Perjuangannya: Double Burden Dan Konsistensi Perempuan Penjual Makanan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Di Majalengka. Islamic Management and Empowerment Journal, 6(1), 15–30. https://doi.org/10.18326/imej.v6i1.15-30
Kurniawan, S. (2024). Filosofi Dan Histori Budaya Dan Makanan Tradisional Nusantara. Guepedia.
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Luriadi, S., & Irwan, M. (2022). Implementasi Prinsip Ta’awun Pada Budaya Banjar Untuk Pemberdayaan Ekonomi Ummat (Studi Kasus Di Desa Santong Kecamatan Terara Kabupaten Lombok. Jurnal Oportunitas: Ekonomi Pembangunan, 1(2). https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/296
Maghfiroh, R. (2024). Komunikasi Islam Pada Tradisi Nyiru Jaja Bejangkongan Dalam Festival Dongdale Di Desa Pringgasela Selatan Kecamatan Pringgasela Lombok Timur [PhD Thesis, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/7384/1/FDIK%20KPI%20Risdayana%20Maghfiroh%20200301099.pdf-2024.pdf
Marhandra, R. (2020). Tradisi Lisan Sumbawa: Kajian Etnografi Komunikasi. rehal. id.
Marlina, F. O. (2023). Akulturasi antara Hukum Adat dan Islam dalam Tradisi Perkawinan Nyongkolan Suku Sasak di Lombok Timur [PhD Thesis, Universitas Islam Indonesia]. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/46207
Munawir, M. C. J., & Jamal, C. (2020). Nilai edukatif dalam budaya lombok nyongkolan. Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, 18(1), 42–50.
Murdi, L. (2018). Spirit nilai gotong royong dalam banjar dan besiru pada masyarakat sasak-lombok. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan, 2(1), 39–54. https://doi.org/10.29408/fhs.v2i1.1288
Mutia Arma Asnawi, B. (2023). Kontribusi tradisi banjar merarik terhadap solidaritas masyarakat di Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah [PhD Thesis, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/4685/1/BAIQ%20MUTIA%20ARMA%20ASNAWI%20190602128.pdf
Pebrianto, Z. (2022). Kawin Culik Adat Sasak Menurut Hukum Islam (Study Kompratif Hukum Islam, Adat Dan Hukum Positif). [B.S. thesis, Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/65421
Prasetio, T. B. (2024). Perempuan dalam Tradisi Mappadendang (Studi Analisis Kesetaraan Gender di Kelurahan Wattang Bacukiki) [PhD Thesis, IAIN ParePare]. https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/7426/
Prayoga, K. (2021). Perempuan di Balik Meja Makan. Penerbit Lutfi Gilang.
Rahim, A., & Christianto, W. N. (2019). Negosiasi Atas Adat Dalam Sistem Pelaksanaan Tradisi Nyongkolan Sasak Lombok. Jurnal kawistara, 9(1), 28–44.
Raikhan, R. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dalam Tradisi Jawa. Equality Journal of Gender Child and Humanity, 1(2), 72–84.
Sahabudin, S., Suandi, S., & Adipta, M. (2022). Aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal suku sasak (tradisi Banjar) sebagai penguat integritas bangsa. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama, 8(1), 141–148. https://doi.org/10.53565/pssa.v8i1.464
Sahroni, I. (2024). Pandangan Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Terhadap Eksistensi Nyongkolan. https://etheses.uinmataram.ac.id/8293/1/2024_SA_sahroni%20%281%29%20%282%29.pdf
Sarosa, S. (2021). Analisis data penelitian kualitatif. Pt Kanisius. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=YY9LEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR5&dq=analisis+data+kualitatif&ots=gABb1RV7Ii&sig=LOQHvwBDPs_OlYJ4gG-QUxCU7aw
Sawaludin, S., Haslan, M. M., & Basariah, B. (2022). Eksistensi dan Peran Elit dalam Mempertahankan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Masyarakat Dusun Sade Desa Rambitan Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b), 2426–2432. 10.29303/jipp.v7i4b.941
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1–228.
Solatiah, S. (2022). Nilai-nilai budaya dalam tradisi nyongkolan adat sasak di Desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur Tahun 2022 [PhD Thesis, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/3530/
Sulistiawati, N. (2023). Urgensi banjar sebagai wadah ta’awun dalam tradisi perkawinan masyarakat muslim sasak di Kabupaten Lombok Tengah [PhD Thesis, UIN Mataram]. https://etheses.uinmataram.ac.id/4740/1/Nira%20Sulistiawati%20210402013_opt.pdf
Suryana, A., Ratih, D., Sudarto, S., Sondarika, W., Wijayanti, Y., Kusmayadi, Y., Pajriah, S., & Wahyunita, R. (2024). Peranan Budaya Kampung Adat Kuta Di Era Globalisasi. http://repository.unigal.ac.id/handle/123456789/6128
Trisdayanti, N. P. E., & Kristiana, N. I. (2024a). Perempuan Pemimpin: Membingkai Pariwisata Budaya Melalui Kuliner Sehat Dan Berkelanjutan. KAMALA, 71.
Wulandari, M. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Sosial Dalam Pelaksanaan Tradisi Banjar Begawe. https://eprints.unram.ac.id/43117/1/skripsi_maraini%20wulandari_%20E1B019112.pdf
Yudha, G., Santoso, R., Fikri, A., & Irawan, R. (2025a). Nyongkolan dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Adat: Integrasi Tradisi dan Syariat dalam Pernikahan Masyarakat Sasak. Tasyri’: Journal of Islamic Law, 4(1), 393–416. https://doi.org/10.53038/tsyr.v4i1.182
Zahira, V., & Yelfi, R. (2022). A Study About the Meaning of Traditional Food Services in Baralek Events at the Bride’s Residence. Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi, 3(3), 298–309. 10.24036/jptbt.v3i3.501
10.24036/jptbt.v3i3.501
Zogara, A. U., & Arifin, Z. (2020). Metodologi Penelitian Ilmiah. KBM Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 namiyah fitriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









